Ngaji Bareng Naik Kereta Api



Adalah Pak Kasiman bersama 49 orang lainnya. Tak seperti biasanya jika rombongan pengajian itu naik mobil, bus, truk lah ni naik Kereta Api. Dari segi biaya tentu lebih murah. Dari segi waktu pun juga cepat. Jadi tiada alasan untuk tidak naik KA.


Maka atas dasar itulah masyarakat sangat terbantu. Terutama dari kalangan menengah kebawah.

Bersama-sama rombongan pengajian Majlis Tafsir Al Qur'an Banyumas Beliau berangkat menuju MTA Pusat Solo. Tentu demi mengikuti Pengajian Ahad Pagi yang rutin diselenggarakan setiap Minggu Pagi.

Dipimpin langsung oleh Ketua Umum Majlis Tafsir Al Qur'an Pusat Ust. Drs. Ahmad Sukina. Setiap minggunya tak pernah sepi dari peserta pengajian umum. Dari segala kalangan mulai petani, tukang becak, Brigjen Polri, hingga Menteri pun pernah mengikuti pengajian ini.

Hatta Rajasa sebagai Menko Perekonomian baru-baru ini turut mengikuti Jihad Pagi. Tepatnya di 3 November 2013. Disela-sela kesempatan itu Hatta Rajasa juga menyampaikan sedikit tausiah kepada seluruh peserta Jihad Pagi.

Dalam tausyiahnya beliau memberikan apresiasi kepada MTA atas perannya dalam membantu para kurban tsunami Aceh tahun 2004 dengan megirimkan relawannya dengan jumlah yang besar yang pada saat itu beliau sendiri yang melepasnya ketika menjabat sebagai menteri perhubungan RI. Lebih lanjut, Hatta memberikan apresiasinya atas pencerahan dakwah yang diampaikan oleh MTA yang tersebar di seluruh penjuru dunia melalui berbagai media yang ada seperti radio, streaming bahkan satelit.

Tausyiah inti yang disimak sekitar 7000-an jama’ah MTA, beliau sampaikan bahwa saat ini Indonesia sudah masuk dalam Economic Asean Community, sehingga pasar global akan masuk ke negara kita, karena itu perlu dipersiapkan dari berbagai bidang mulai dari Sumber Daya Manusia (SDM), kemajuan teknologi dan pergerakan pasar ke arah Asia. Beliau tambahkan bahwa kami (Menko Ekuin) siap untuk sinergi dengan berbagai potensi yang ada di MTA.

Begitulah sekelumit berita dari MTA Surakarta. Tidak ada salahnya jika para Menteri ikut ngaji disini. Tentunya sebagai Ormas berbadan hukum Yayasan yang sudah Legal menurut UU yang berlaku di Indonesia. Jihad Pagi MTA selau terbuka dengan semua kalangan. Wapres Boediyono pun pernah mengisi juga di acara Silatnas MTA di Gelora Bung Karno Senayan, Ahad
(15/9/2013) lalu.

Sehingga tidak ada alasan Menteri untuk tidak ngaji. Walou harus naik Kereta Api
(red-@Handocoe_HanCel)

Subscribe to receive free email updates: